Maaf sebelumnya kepada teman2 yang merasa “tersindir” atau mungkin juga dosen2 yang mungkin merasa tersindir juga…
, tapi insyaAllah niat saya baik kok, untuk sedikit mengurangi hal-hal yang mungkin tidak diinginkan oleh Adsense Publisher pada umumnya. Harapan saya tulisan ini bermanfaat bagi saya sendiri (selaku salah satu alumni Amikom Agustus 2008), bagi temen2 di Amikom dan juga bagi Adsense Publisher di Indonesia.
Postingan asli saya tulis di blog pribadi saya disini
————————————-
December 2, 2008 – 8:16 am
Baru-baru ini “demam” adsense di “ex” kampus saya begitu tinggi. Hembusan kata-kata persuasif dari dosen bahkan ketua kampus sendiri begitu meyakinkan. Sampai-sampai tugas kuliah pun diwajibkan membuka account Google Adsense lalu “ngasih backlink” kepada sang dosen dengan menginstruksikan mahasiswa didikannya membuat link ke web sang dosen. Dosen yang cerdas…
bisa memanfaatkan moment…
Bisa dikatakan, sang dosen sukses membuat “demam adsense” di lingkungan kampus… Tapi kenyataan di lapangan ternyata sangatlah buruk… banyak sekali diantara mereka (mahasiswa) yang melakukan kecurangan. Dari cerita temen saya sendiri yang “jadi korban” tugas kuliah itu, kebanyakan dari temen2nya (termasuk dia sendiri) membuat sendiri “click fraud” dengan kata lain “nge-klik iklan sendiri” atau “nyuruh orang lain nge-klik”. Bahkan ada beberapa yang sudah berstatus “Banned User“. Salah satu bukti kalau generasi muda Indonesia banyak yang bertipe “curang” dan tidak professional.
Mungkin sebagian orang bilang…”Khan cuma dibann, tinggal buat account baru selesai..”… Benarkah begitu..? Ternyata tidak tuh… kepikiran nggak kenapa sampai sekarang pembayaran kita masih memakai cek..? Harus nunggu 1 bulan pengiriman cek dan 1 bulan pencairan cek..?
Ketika negara lain sudah memakai Paypal, Money Transfer atau Western Union untuk pembayaran, eh kita masih pake cek tradisional…?
Beruntung kita masih berada di “zona aman” dengan rata2 “medium click fraud“. Di China, Brasil dan Rusia sudah memasuki “high click fraud“. Ini untuk statistik bulan April 2008.

Bagaimana dengan Indonesia di bulan ini akhir2 ini..? Saya tidak tahu… tapi buat yang sudah daftar sebagai Adsense Publisher… janganlah kalian meremehkan masalah ini… Google selalu mengawasi statistik iklannya sebagai bentuk profesionalisme terhadap client mereka yang beriklan ke Google, Google juga akan bersikap professional dengan membayar kalian – sebagai publisher – tepat waktu, Googlepun akan bersikap “terbuka” jika ada yang “tidak beres” dengan account Google Adsense kalian… misalnya ada orang yang iseng klik banyak2 iklan di web kita.
Lalu apakah kita membalas Google dengan kecurangan..? Mempermainkan Google untuk keuntungan sendiri..? Ingat…, ketika kalian melakukan kecurangan tu kalian membawa nama “Indonesia”, membawa nama “Indonesian Adsense Publisher“. Jadi ketika kecurangan dilakukan, maka akan berdampak kepada publisher yang lain dengan istilah lain, jika kecurangan dilakukan oleh sekelompok orang maka yang akan menanggungnya adalah seluruh publisher di suatu wilayah/negara.
Dulu sempat ada kabar masalah alternatif pembayaran dari Google selain via cek, tapi sepertinya itu cuma isapan jempol belaka jika keadaanya seperti ini…
So… mari kita bekerja “bersih”.. gak masalah pasang iklan sebanyak2nya di web tapi yang penting jangan klik sendiri ato nyuruh orang ngeklik…










ropik on 
Shinji mikami on
chaca on 

saya setuju sekali tuh,. apa kata tempePenyet ” tempe penyet uenak bo
“,.. ngomongin masalah adsense iya juga seh,.. jangan asal sembarang bahas adsense di kampus:),. apalagi mayoritas di kelas pada Newbi2 semua,.. NgeBlog aja lom pada ngerti,.. jadi ya mungkin diajarin buat blog aja dulu,.. nah ntar juga mereka ngerti sendiri2,..
jadi intinya jangan di ceritain yg terlalau waow,.. So,jadinya gitu deh,.. karna mendengar cerita Dollar dari adsense,.. para newbi yg ga tau peraturan adsense pada umumnya rata2 pada Ng-Klik adsense sendiri,.. So,gimana selanjutnya??? pasti nanti Adsense2 yg laen kena dampaknya,. (meski entah kapan),..
Be,Profesional yah buat para adsense Indonesia:)
aku seh belajar dulu deh,.. ga usah maen adsense dulu:)
belajar di http://zonaaman.blogspot.com
hu uh. jadikan indonesia hijau dengan adsense
Betul sekali sobat… Viva Clean Adsense Publisher!
Bahkan Malaysia dan Thailand sudah Oranye tuh…
Akhirnya kembali lagi ke diri kita sendiri. Lebih tepatnya, stabilitas mental diri yang tentu saja mempengaruhi reputasi secara keseluruhan, bangsa Indonesia.
ya karena itu kita tidak diajari atau kita sendiri tidak tahu etika professionalisme. money is everthing. lempar bata merah.Pertamaxxxxxxxxxx
Tak ada jalan pintas, semua harus dimulai dari sebuah kejujuran, kerajinan, kreatifitas and action. sering kita terbuai oleh kisah sukses seseorang tanpa tahu perjalanan bagaimana ia mencapainya.semua ada ilmunya, ga ada ilmu bisa salah jalan, and salah-salah menyesatkan. mari belajar…mari berbagi…kampus untung bangsa untung.
yup betul gan…
jangan nyuruh orang ngeklik, yang penting kasih servis ke user situs dengan sebaik-baiknya….
semakin bagus dan berguna site kita, semakin banyak dollar dikumpulin
sip…
“bermain” adsense itu sebenernya menyenangkan dan cukup banyak tantangannya…
seneng kalo banyak yang ngunjungi… seneng kalo banyak yang nge-klik…
tapi kalo kalo nge-klik sendiri..? mo dikasih dimana harga dirinya yak..?
Ga usah terlalu dibesar-besarkan, yang namanya ad-network kan bukan cuma Google saja
Kalau cuma di-banned, anggap saja itu masih belajar
, tapi selama Google masih diuntungkan, kecurangan-kecurangan kecil kita masih bisa ditoleransi koq
@Myth
OK. memang bukan adsense saja. tetapi sekarang, bisa dibilang adsense yang paling menjanjikan.
kalau cuman di banned anggap saja masi belajar? ya belajarlah untuk jujur. klo dari awal saja sudah curang sama saja ingin yang instan. adsense memang menjanjikan, tetapi tidak instan.
masih menguntungkan dengan kecurangan2 kecil? maksudnya apa? lihat aja tuh dari kuning ke merah tuh cuman 1 fase saja. dengan kondisi sekarang saja kita masih rada disusahkan dengan proses pencairan ceknya. bagaimana jika nanti sudah dicap merah? ecommerce bukan maenan. sistem ecommerce sudah dipakai sejak tahun 50an di US dan sekarang menjadi salah satu poros bisnis di sana. bagaimana dengan indonesia? indonesia masih susah karena kepercayaan di bidang bisnis pada dunia maya indonesia masih kecil. mulailah dari diri kita sendiri untuk bersikap jujur. yah, startnya mulai ga pake software bajakan(buang tuh windows). berbisnis dengan jujur dan jangan lupa tetap berdoa dan bergunalah bagi orang lain
wah maap ya kalo terkesan terlalu dibesar2kan…
tapi ya jangan mengecil2kan juga sih, kecil2 kalo banyak jadi gedhe juga. Google gak rugi..? Hmmm… kepercayaan klien terhadap rekan bisnis itu mahal loh…
masalahnya… kenapa ya kebanyakan orang Indonesia masih berspekulasi sama “kecurangan”. Bukannya kecurangan walaupun sekecil biji sawipun akan diambil pertanggungjawabannya..? Mode Ustadz: ON … halah…
ya udah deh, mencoba profesional dan menjauhi yang haram aja…
@Adi @heri setiawan
Saya tidak mengajarkan untuk berbuat curang, tapi kalau kamu tau, tidak ada bisnis yang 100% bersih.
Berdasarkan pengalaman saya, kecurangan-kecurangan kecil yang kita lakukan sebenarnya sudah diketahui Google, tetapi pihak Google diam saja karena dianggap kita sebagai publisher masih dianggap menguntungkan dengan mendatangkan traffic yang tinggi.
Kecurangan yang saya maksud adalah kecurangan2 kecil seperti memanipulasi kode AdSense, keyword flood, dsb. Bukannya kecurangan seperti meng-klik iklan sendiri ataupun multiple account.
@heri
kalau menjauhi yang haram dan bersikap professional tetap berlaku buat saya. Itu gunanya membayar zakat
yup… intinya seh ya jangan klik iklan sendiri ato suruh orang lain ngeklik… tulisan saya juga intinya disitu… menghindari click fraud oleh diri sendiri…
hmm, kalo dah dapet bayaran, jangan lupa.. ada hak orang lain disitu… begitu khan mas Myth..?
tapi ngomong2 ada kok bisnis yang 100% bersih…